PENGIRING SENJA
Sore ini masih saja bergumpal awan abu-abu menghiasi atap semesta kotaku. Kenangan terkuras habis akan gerimis yang mengiringi kepergianmu yang lalu. Beribu do'a sederhana terpanjat. Bahagialah selalu dengan pasanganmu, sehat-sehatlah bersama keluarga kecilmu. Kelak aku akan menyambangimu berbagi kisah dengan buah hatimu bahwa, dahulu pernah ada lelaki yang tak pernah berhenti berjuang pada cinta yang telah usang.
Berjuanglah nak...
Aku disini akan selalu menjadi pengagum keluargamu...
Dengan segala keikhlasan, bahwa cinta tak selamanya tentang bahagia. Luka juga disajikan dengan teramat istimewa.
Sudahlah...
Lupakan tentang itu, secangkir espresso double mampu menetralisir pahitnya hati yang ditinggal pergi, segelas hazelnut frappe mampu menjelaskan kisahmu yang bertele-tele.
Tersenyumlah, percaya bahwa tiap-tiap hati yang ditinggal pergi akan dipertemukan dengan raga sempurna kelak nanti. Bersantailan sejenak di Warung Kopi Phoenam, yakinkan kisahmu dimasa lalu tak kan pernah terbenam...
wahyu.pdf | 06.04.2017
Komentar
Posting Komentar