Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

SURAT CINTA UNTUK TUHAN

Gambar
SURAT CINTA UNTUK TUHAN . . Tentang beberapa hal yang membuatku menjadi lebih baru. Tak pernah ada kata terlambat untuk tiap tiap raga dan jiwa yang dipenuhi niat. Ketika hati yang penuh luka dan kekosongan. Ketika raga bernyawa ini sudah kotor melampaui apa yang dilihat orang tak pantas. Kemana hatimu melangkah? Kemana jiwamu bersandar. ALLAH tentunya. . Terlalu kelam kehidupan yang pernah ku jalani, terlalu hina, terlalu nista. Berawal dari keresahan hati, yang jelas ada niatan untuk tergerak dan ada sebuah kesadaran yang mendobrak. Aku terlalu jauh dari jalanMu selama ini. Aku yang tak pernah dekat denganMu selama ini. Percayalah sesungguhnya keresahan keresahan yang tercipta di hati kita, adalah sebab kita tak pernah dekat dengan Sang Pencipta. . Ya Allah Tuhanku, aku tak pernah paham dan tak pernah sanggup menghitung berapa besar dosaku. Hanya Engkau yang sanggup menghakimiku. Tapi aku paham Engkau Tuhanku. Engkau Maha Penyanyang dan Maha Pengampun. Bahagia beserta luka yan...

PELEPASAN

Gambar
Kita pernah berada dalam satu fase dimana perayaan meriah tentang kenyataan bahwa putih abu-abu menjadi busana terhebat kita. Mengawali dengan bangga atas sebuah pengakuan bahwa kita dipertemukan untuk menjadi teman, saling berjuang, melepas semua sedih sukar bersama. Teman, kita dipertemukan bukan karena kebetulan, memang semesta berkehendak untuk kita saling berbagi pengalaman, berbagi cinta bahkan tangis keharuan. Kita adalah sekumpulan manusia tangguh, yang tak pernah gentar meski keringat deras menghiasi peluh. Kita pernah punya cinta, kita pernah punya rasa yang bernyawa. Selepas ini intensitas sebuah pertemuan akan menjadi sebuah dinding besar yang menghalangi sebuah hubungan pertemanan. Teman, jika diantara kita nanti tak kau temui senyum diantara kami. Bukan kesombongan yang kita pelihara, melainkan haru diwajah kita yang tak mampu menggambarkan raut kebahgiaan. Akhirnya kita bertemu setelah sekian terpisahkan. Untukmu, yang akan menjdi kenanganku, selamat jalan, semoga cit...
Gambar

Berakhir Di Lain Pelukan (sebuah penyesalan)

Gambar
Setiap keputusan adalah hal yang benar-benar matang dan perlu pemikiran yang jauh. Tapi untuk saat itu aku tak berpacu pada teori tersebut, pertama kali aku mengambil keputusan berat tentang sebuah hubungan, dan itu salah ketika aku menyadarinya. Dimana untuk kali pertama aku harus melepas, meninggalkan dengan sangat beringas raga yang pernah aku perjuangkan dengan mati-matian, raga yang selalu menjadi pelengkap dalam setiap langkah kehidupan. Wanita yang menjadi motivator kedua setelah ibuku, semangat kerja, menyusun tugas akhir perkuliahan, aku akui tak akan bisa aku pada titik tersebut tanpa dia. Iya.. dia yang begitu sangat berarti, sangat berharga untuk deretan wanita yang pernah singgah dalam penghujung resah. Aku dengan teramat sadar melukai sebuah perasaan seseorang yang tiada lelah dan henti memberi arti dalam hidup ini. Pertemuan yang dulu sengaja dipertemukan rasanya tak pernah mampu memaafkan tiap tiap kesalahan yang pernah aku lakukan. Bagaimana mungkin aku setega i...

TAK SEPATUTNYA DILUPAKAN

Pada setiap senja pengiring beberapa perayaan setiap patahan dari hati yang mulai bangkit perlahan... Aku bingung... Kenapa setiap senja menjadi sebuah pengingat kenangan yang begitu kuat. Entah kenapa awan berpendar warna oranye keemasan yang berbaur dengan gelap selalu mampu mengusik ingatan yang tak pernah pantas untuk dikenang. Sore ini, bersama dengan peluh lelah aktivitas seharian rasanya luluh lantak terserang olehnya. Sebuah usaha melupakan dengan segala riuh kerja seharian rasanya lebur begitu saja. Tuhan... Kau menciptakan senja dengan sangat begitu indahnya, begitu pula kau tancapkan luka untuk hati di tiap-tiap manusia dengan begitu istimewanya. Aku tak pernah mengutuk diriku sendiri akan kenangan yang tiba-tiba muncul dengan begitu menyakiti. Aku tak pernah berharap kenangan ini hilang. Sebab, sebuah kenangan pada hakikatnya tak perlu dilupakan. Namanya saja kenangan, pastinya harus tetap teringat. Jadi, jika kau pernah berusaha mati-matian untuk melupakan sebuah ke...

BUKAN PERMAINAN

Bila raga ini masih sanggup menanggung segala beban luka, apa kau masih bertahan juga dengan segala hal yang membuatmu tega dengan bengisnya menyakiti tiap tiap hati yang menginginkanmu dengan permisi... . Bila kau tak menginginkan hal-hal yang mereka beri untuk kebahgaiaanmu, alangkah baiknya kau menolaknya sebelum hati belum benar-benar luka karenanya. Jangan kau malah menerimanya dengan lapang dada, seolah-olah kau butuh dimanjakannya, kemudian dipaginya ia temukan kau pergi tanpa meninggalkan senyum dan hanya luka yang mampu ia rawat setelahnya... . Hai kau para wanita, disini ada lelaki yang pernah patah dengan sebegitu parahnya, sedangkan kau disana menikmati kebahagian dari orang lain yang akan bernasib sama kedepannya. . Mau sampai kapan? Cinta bukanlah permainan, hati bukanlah rubrik yang perlu kau selesaikan lalu kau tinggalkan. Jangan bermain perihal hati dan cinta, sebab tak pernah ada jatuh cinta yang sengaja, tapi kau mematahkannya dengan teramat nista... wahyu.pd...

SATU PEREMPUAN DI KEDAI KOPI

Gambar
Apakah kau benar benar pecinta kopi? Apa pernah kopi di cangkirmu tak terseduh menjdi sempurna? Bahkan tak pernah terbaur air panas di dalamnya? . Aku pernah. Ketika cangkir yang ku sediakan dengan racikan kopi bersanding dengan cangkir lain yang masih kosong tak terisi apapun, kau lebih memilih menuangkan air mendidihmu ke dalam cangkir lain. Kau memilihnya, yang jelas jelas belum siap tak ada apapun untuk dinikmati di dalamnya. . Cinta memang lucu, ketika kau sudah siap segalanya, dengan apa apa yang kamu punya yang kamu miliki, belum tentu membuahkan bahagia pada hatinya yang kau damba, dia lebih memilih orang lain, menunggunya yang entah kapan siap membhagiakanmu... . Memang sebagai wanita kau berhak memilih, kau lebih tahu bagaimana definisi bahagia untuk hidupmu, kau tak mau memaksakan kehendak, sebab cinta tidak melulu tentang kemapanan sesorang apalagi dalam hal materi, cinta juga butuh rasa, butuh raga yang sama sama siap, dan saling butuh keduanya. Cinta tak bisa dipak...

MENDAMBAMU

Jatuh cinta tak pernah salah. Jatuh hati tak pernah bisa dimengerti Tak bisa dijelaskan dengan berbagai bahasa pengungkapan. Cinta selalu butuh tindakan, begitu pula saat aku menulis ini, aku tengah merasakan. Jatuh cinta dengan sebegitunya. Tak pernah peduli apa-apa yang membuatku ragu untuk menaruh hati padamu. Aku tak pernah peduli hal-hal yang mereka kemukakan tentangmu, aku tak pernah mau tahu apa yang membuatmu terbelenggu di masa lalu. Yang aku tahu, hatimu masih sekedar mengenang apa yang sebenarnya tak pantas dikenang, memang kebiasaan bahagia dengannya di masa lalu susah untuk membuatmu bergerak maju. Tapi ingat aku disini... Seseorang yang selalu memperjuangkanmu... Tak pernah lelah menunggumu... Membuatmu bangkit dari rasa sakit yang dia cipta tanpa pedulinya... Aku yang selalu siap menyediakan bahu dikala kau melepas sendu.. Aku yang selalu menyiapkan telapak tangan untuk menghapus tiap tetes air mata tangisan... Dan... Ragaku yang tak pernah letih sedia men...

LOGIKA MENERKA

Pagi yang cerah tak seperti biasanya menghantarkan sudut ruang berpikir dipelataran logika Jernih,,, bagai embun mengitari dedaunan Berbuih,, bagai hati yang tak kunjung kudapatkan, Lagi, lagi-lagi tentangnya, bidadari terindah yang tercipta karena kehendakNya Tak sedikitpun peluh lelah menghiasi dinding rona mata yang tiada lelah memandangnya Hanya pandangan dari kejauhan yang mampu menghangatkan. Semesta selalu tau bagaimana aku melangkah.. Semesta menaungi jejak kehidupan.. Bahkan, Semesta selalu menerka apa yang belum aku rencanakan… Mungkin,, hanya satu cara untuk menjamahmu dari kejauhan,,, Jujur, ketika mulut tak mampu tuk mengungkapkan, ada perasaan berontak yang tak dapat dihentikan Lelah, jelas!! Tak perlu ku katakan, seluruh dunia pun tahu hatiku selalu memelas Mungkin hati ini tlah terkunci akan perasaan yang terlalu sering dihianati Atau… Sosok pangeran pendampingimu, bahagiakanmu, selalu ada untukmu yang membuka sebuah harapan semu…. ...

HAYALAN TENTANG SENYUMAN

Sepertinya semesta selalu berpihak kepadaku, kita dipertemukan kembali seiring dengan kabar bahagiamu yang kau pamerkan seolah promo bulanan di minimarket sepanjang jalan. Senyum yang selalu tersungging diwajahmu membuat perasaan tak menentu, kalut, kalang kabut aku dibuatnya. Aku membayangkan betapa mabuk kepayang pasanganmu tiap harinya, harus menerima hujaman senyum bahagia yang terlontar seolah menusuk ruang beripikir, hingga mungkin pasanganmu tak akan pernah tau bagaimana arti menyakiti, tak akan pernah menahu bagaimana definisi haru. Betapa bahgia dirinya, Betapa manis senyumnya, Sedangkan aku di sini…. Menahan dengan segenap tenaga rasa yang tengah tenang bersemayam bersama senyummu yang termentahkan. Kau usik dengan sebuah kemesraan yang membuatku lebam. Lebam,, Perih melihat kenyataan yang tak selalu mengasyikkan. Sesaat ku melihat kau bahagia bersamanya. Hingga.. Rintihan senja mulai terdengar, megakhiri siang yang telah lelah bersinar. Alunan ...

PENGIRING SENJA

Sore ini masih saja bergumpal awan abu-abu menghiasi atap semesta kotaku. Kenangan terkuras habis akan gerimis yang mengiringi kepergianmu yang lalu. Beribu do'a sederhana terpanjat. Bahagialah selalu dengan pasanganmu, sehat-sehatlah bersama keluarga kecilmu. Kelak aku akan menyambangimu berbagi kisah dengan buah hatimu bahwa, dahulu pernah ada lelaki yang tak pernah berhenti berjuang pada cinta yang telah usang. Berjuanglah nak... Aku disini akan selalu menjadi pengagum keluargamu... Dengan segala keikhlasan, bahwa cinta tak selamanya tentang bahagia. Luka juga disajikan dengan teramat istimewa. Sudahlah... Lupakan tentang itu, secangkir espresso double mampu menetralisir pahitnya hati yang ditinggal pergi, segelas hazelnut frappe mampu menjelaskan kisahmu yang bertele-tele. Tersenyumlah, percaya bahwa tiap-tiap hati yang ditinggal pergi akan dipertemukan dengan raga sempurna kelak nanti. Bersantailan sejenak di Warung Kopi Phoenam, yakinkan kisahmu dimasa lalu tak kan pern...