P E L I P U R

Kadang lelah dengan seenaknya datang tanpa permisi. Menghujam raga tak kenal henti. Seperti hari ini lelah aktifitas seharian dengan sengajanya menemani raga tak bepengertian. Raga ini butuh sandaran. Hati tak diragukan lagi. Yang terpenting kali ini aku bisa menghibur diri.

Berkumpul dengan teman, sahabat, keluarga mampu membuat lupa lelah yang melanda. Tawa, senyum hingga bercanda yang tak hayal menyakitkan pun berbuah senyum tanpa meninggalkan luka yang menyakitkan. Itulah sebenar-benarya teman, tak ada jarak, tak ada ego, pertengkaran besar pun akan menjadi sebuah lelucon ketika pertemuan. Teman, kau pelipur raga dari keresahan, dari kelelahan hati maupun tenaga yang terkuras seharian.

Tetaplah di samping, jangan pernah berpaling, yakinkan apapun yang kau raih tak lepas dari dukungan teman yang tak butuh balas pamrih. Kelak kita akan berpindah dari permukaan bersama, mencari hal baru, melupakan haru yang bersemayam dalam kelambu.

Jika aku terlalu jauh darimu, ingatkan aku bahwa kau adalah rumahku, tempat aku berpulang dikala senang maupun sedu sedan. Tetaplah jadi idolaku teman. Tanpamu aku manusia tak punya peran. Denganmu aku kuat bagai besi tak berkarat.

wahyupdf | 050517

Komentar

Postingan populer dari blog ini

DI BALIK SKENARIO PEMATAH HATI

TEMU

PENGIRING SENJA